[FF] The Destiny – Chap.1

http://hagfamily.files.wordpress.com/2014/02/abreq-copy.png

Judul The Destiny | Peran Utama Jessica GG, Donghae SJ, Krystal f(x), Minho SHINee
Genre Romance, Friendship, Family, etc | Length Multi-Chapter | Rate Teen
Poster by Nam/chocolatedeer286 @ HAG
| Story by Ace Babies (@supportseohan)

.

.

“Sebuah kehidupan pasti memiliki sebuah cerita. Dan inilah cerita kita. Takdir kita bersama.”

.

.

JESSICA POV

Mataku terasa berat untuk dibuka. Jemariku terasa kaku. Mungkinkah kejadian itu terjadi?

PIP PIIP

Aku mendengar sebuah suara. Bunyi itu sama persis seperti alat pendeteksi jantung. Apa aku ada di rumah sakit? Apa yang terjadi?

“Eonni~ bangunlah.. aku mohon”

Sayup-sayup, aku mendengar suara Krys. Dia teman sekaligus adik bagiku. Aku sangat menyayanginya, karna dia satu-satunya wanita yang ingin berteman dengan gadis sepertiku.

Namaku Jessica Jung. Aku adalah seorang gadis keturunan Amerika-Korea yang bersikap dingin dan cuek. Aku adalah gadis yang hobi berbelanja dan menghabiskan uang yang kupunyai. Ini memang salah dan inilah hal yang membuat tak ada satu wanita pun bahkan laki-laki tidak mendekatiku dan tidak ingin berteman denganku. Kuakui, hal itu kulakukan karna suatu hal. Suatu hal yang membuatku cukup terpukul. Semua itu berhubungan dengan masalah percintaanku yang sangat miris. Aku masih mengingat namanya. Lee Donghae. Laki-laki itu mampu menaklukkan bahkan menguasai seluruh tubuh dan pikiranku. Semua pikiranku bahkan dipenuhi oleh laki-laki bernama Lee Donghae itu.

CKREK

Aku merasakan suara pintu yang dibuka. Mataku masih sulit untuk dibuka.

“Krys, Sica noona masih belum sadar?”

Bukankah itu suara Jinki? Dia.. kenapa ada disini?

“Krystal, bagaimana keadaan Jess? Dia masih belum sadarkan diri?”

Oh Tuhan, bukankah itu suara Ibu? Untuk apa mereka kesini? Apa keadaanku begitu parah hingga mereka yang tinggal di Amerika pergi ke Seoul untuk menjengukku?

“Sica eonni masih belum sadar, Bi”

“Ibu, sebenarnya apa yang terjadi pada Sica noona?”

“Ibu juga tidak tahu. Krystal, sebenarnya apa yang terjadi pada Jess?”

“Sica eonni ditabrak, ia tidak bisa menghindar”

“Ditabrak? Siapa yang melakukan itu? Kamu pasti tahu kan, Krystal?”

“Ne.. yang menabrak Sica eonni adalah musuh kami di kampus, Bi”

Apa yang dikatakan Krys? Musuh kami? Apa maksud Krys… Soohee?

“Musuh? Sejak kapan dia benci pada Jess? Apa penyebab orang itu menabrak Uri Jess?”

“Ne, dia musuh kami. Dia benci pada Sica eonni sejak dulu. Penyebab dia menabrak Sica eonni… aku masih belum tahu percis, tetapi menurutku dia menabrak Sica eonni karna kejadian waktu itu”

“Kejadian apa?”

Kejadian? Apalagi ini?!

“Dulu, Sica eonni itu pernah dekat dengan salah satu sunbae di kampus kami. Yah ternyata sunbae itu mempunyai adik yang sangat tidak menyukai Sica eonni. dan […]”

Urgh! Kepalaku sakit. Ada apa ini? Mataku masih belum bisa terbuka. Ya Tuhan, jantungku mulai melemah. Apa yang sebenarnya terjadi padaku? Ya Tuhan, apa keadaanku sekarang ini begitu parah?

PIP PIIP

Aku kembali mendengar suara alat pendeteksi itu.

“Dokter!! Dokterr!!”

Dan.. kata itulah yang terakhir kudengar.

***

MINHO POV

Pagi menjelang siang menemani laju mobilku menuju Rumah Sakit Seoul dimana Ibuku dirawat. Untung, jalanan Seoul pagi menjelang siang ini tidak begitu macet, aku jadi bisa on time berada di Rumah Sakit Seoul.

DIT DIITT

“Hash~ apa yang dilakukan orang itu? Ha.. macet tidak, orang menyebalkan iya! Menyebalkan!”

DIT DIIT

Aku terus menyalakan klaksonku. Mobil itu masih saja diam. Mobil itu pasti ada penghuninya karna lampu belakang mobil itu masih menyala. Aish! Apa yang diinginkan orang itu??

KREK

Aku segera turun dari mobil dan mengetuk pintu mobil di depanku itu.

TOK TOK

“Hei, Tuan! Cepat jalankan mobilmu!” teriakku.

Aku tidak dapat melihat siapa yang ada di dalam mobil itu karna kaca mobil itu terlalu gelap untuk ditembus pandang.

“Hei, Tuan!”

KREK

Akhirnya…

Dia pun keluar dan..

“Wo! Minho!”

Donghae hyung?!

“Hyung??”

“Ei~ kau kemana saja Minho-ya? Aku rindu padamu” ucapnya.

“Yak! Hyung sudah tidak waras huh? Mobil hyung itu salah parkir! Aku sedang buru-buru”

“Ahahaha… mianhaeyo~ memangnya kau mau kemana, huh? Sepertinya sangat penting hingga kau terburu-buru”

“Aisshi.. kau singkirkan dulu mobilmu itu, hyung!”

“Ne ne ne.. aku mengalah”

Donghae hyung pun melajukan mobilnya menuju tempat parkir disekitar jalan. Aku berjalan menuju mobilku dan segera melaju.

KRYSTAL POV

Ya Tuhan, tolong sembuhkan Sica eonni~

PUK

“Krystal, kau sudah makan siang?”

“Eh Bibi~ em.. aku belum makan siang”

“Hash~ bagaimana mungkin kau menunggu Sica tanpa menjaga kesehatanmu? Cepat makan ini! Bibi belikan ini untukmu”

“Tapi Bi..”

“Tidak apa. Kau kan sudah menyelamatkan Sica”

Aku hanya mengangguk. Kata menyelamatkan itu sebenarnya tidak pas dengan apa yang telah ku perbuat. Sebenarnya yang menolong Sica eonni itu adalah Seohyun sunbae. Yah, dia adalah gadis polos yang ternyata tidak sama dengan gadis-gadis yang membenci Sica eonni. Tetapi, dia adalah musuh Sica eonni. Ya, dia adalah tunangan Donghae oppa.

Eonni, apa kau masih memikirkan namja bernama Lee Donghae itu? Apa aku harus memanggilnya kemari untuk menjengukmu?

“Krystal~ Krystal~”

Apa aku harus memarahi Soohee? Apa harus? Sebenarnya apa yang harus kulakukan untuk membuatmu tersadar dari komamu, eonni?

PUK PUK

“Eh?”

“Apa yang kau pikirkan, Krystal?”

“Eh? Eh tidak kok Bi.. aku hanya sedang berpikir tentang ujianku esok hari”

“Eh? Loh? Kamu besok ujian? Lebih baik kamu pulang ke rumah dan belajar untuk besok”

“Ah tidak apa Bi. Aku pasti bisa tanpa belajar, karna aku sudah belajar di minggu sebelumnya”

“Ah tidak tidak.. setelah kamu habiskan makanannya, pulang ne?”

“Tapi Bi..”

Bibi Cate menatapku tajam. Jadi, aku pun menganggukkan kepalaku.

10 menit kemudian..

Aku sudah selesai menyantap makan siang bermenu ayam. Hm.. i’m full~

KREK

“Kau sudah selesai makan Krys?”

“Eh? Jinki? Kau mengagetkanku saja”

“Ahaha.. kau pasti sangat FULL”

“Yak! Kau masih saja menyebalkan Jinki-ya.. pantas saja Luna menolakmu”

“Yea? Apa maksudmu huh?!”

“Ehehe.. aku hanya bercanda.. aku pulang~ bye!”

Aku pun berjalan cepat agar teriakan Jinki tak dapat merusak organ pendengaranku, eh? maksudku indra pendengaranku.

“YAKKKK!!!”

Benarkan apa kataku?

BRUK

“Oh~ jeoseonghamnida”

Haish.. gara-gara anak itu aku jadi menabrak orang.

“Gwaenchan–“

“Ye? Minho sunbae?”

“Oh? Krystal?”

“Em..”

Aigoo~ dari dekat dia masih tetap tampan. Ha~

Aish! Apa yang baru saja kupikirkan!!?? Krystal sadarlah!

“Krystal, apa kau baik saja?”

“Eh? Eh ne.. mianhae sunbae”

Aku membungkukkan badanku berkali-kali.

“Ah~ gwaenchanha.. aku juga bersalah”

“Ya sudah~ aku duluan”

“Ne sunbae”

Aigoo~ pasti pipiku panas.

Eh? Tapi.. apa yang Minho sunbae lakukan disini? Apa ia sakit? Atau…

TBC

lanjut? komen walau cuman emot ^^

Advertisements
[FF] The Destiny – Chap.1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s