History Of Love [Prologue]

catshjm

 

Tittle : History Of Love

Author : Kyura a.k.a Meme

Genre : Romantic, Fantasy

Cast : 12 EXO Member

Other Cast : Super Junior member


 

Author POV

“Pangeran!”

Seorang pria paruh baya menuruni tangga dengan terburu-buru. Langkahnya terhenti tepat di depan sebuah pintu besar dengan dua orang penjaga di masing-masing sudut pintu. Kedua penjaga itu membungkukkan badan  sekilas kemudian membukakan pintu besar tepat di samping mereka.

Pintu besar itu merupakan pintu masuk sebuah ruang makan super besar dengan nuansa modern minimalis. Sebuah meja panjang besar tertata rapi beserta ke 12 kursinya. Ke-12 namja yang sedang menikmati makan malam mereka langsung menoleh saat mendengar decitan pintu.

“Tuan Kim?” kata salah seorang namja di antara mereka. Pria itu mendekatinya dan membungkukkan badan hormat.

“Pangeran Suho” gumamnya. Namja bernama Suho itu menautkan kedua alisnya bingung. Ia menatap ke-11 namja di depannya.

“Gadis ini yang dimaksud tuan besar” kata pria itu menunjukkan sebuah foto pada Suho. Suho mengamati foto itu sekilas kemudian memberikan pada pria yang ada di sampingnya.

“Cantik” kata pria itu.

Setelah ke-12 pria itu secara bergantian melihat dan mengamati foto gadis tersebut, pandangan mereka kini kembali teralih pada pria paruh baya yang biasa mereka panggil ‘Tuan Kim’ tadi.

“Hanya satu?” tanya salah satu pria bernama Kyungsoo.

“Ne~ wangja” jawab pria itu.

“Hahaha..ini mustahil, bagaimana bisa hanya ada seorang gadis?” kata pria bernama Kris. Wajahnya  oriental dan dingin yang dimilikinya membuatnya berbeda dari ke-11 saudaranya.

‘BLAKKKKK’

Tiba-tiba saja suara pintu yang kembali terbuka menggema di seluruh penjuru ruangan. Ke-12 pria muda itu beserta Tuan Kim langsung berdiri membungkukkan badan pada pria ber-jas hitam yang baru saja masuk itu.

“Abeoji~” kata  Suho hormat.

“Duduklah, appa akan menjelaskan pada kalian siapa gadis itu” katanya tanpa menjawab salam putranya.

“Dia adalah Han Hyojin. Putri satu-satunya sahabat baik appa. Ia menjodohkan Hyojin pada salah satu di antara kalian. Tidak, maksudku kecuali Kris” kata pria itu. Kris tersenyum penuh arti.

“Arra… karena Kris hyung sudah memiliki calon istri” kata namja berwajah dingin yang duduk di ujung meja sambil memakan roti miliknya. Pria itu bernama Tao.

“Tapi setelah appa pikirkan, lebih baik hanya Suho, Lay, Luhan, Baekhyun, Chanyeol, dan Kyungsoo yang akan appa jodohkan.” Lanjut pria itu. Para pria yang di sebutkan namanya itu saling berpandangan.

“Yesss!!!” teriak Sehun, Xiumin, Kai, Tao, dan Chen bahagia. Bagi mereka, pernikah dengan cara dijodohkan adalah hal yang berlebihan mengingat usia mereka masih muda.

“Aku ingin salah satu dari kalian bisa menjadikannya istri dengan cara yang sehat.”

“Dia.. memiliki kekuatan sama seperti kalian, dia bisa membaca pikiran kalian dan gerak-gerik kalian. Pertahankan pikiran kalian jangan sampai dia menyadari semuanya. Kabarnya dia menolak perjodohan ini, jadi sepertinya akan menjadi hal yang berat untuk kalian” pria itu berjalan ke samping kursi Suho.

“Sekarang dia ada di Seoul dan sedang melanjutkan pendidikannya di Seoul University” jelasnya.

“Jadi dia manusia?” tanya Xiumin.

“Tidak, dia sama seperti kalian” jawab sang ayah.

“Baiklah, kalian bisa mendekatinya terhitung matahari terbit esok sampai hari ke-100” kata pria itu kemudian melenggang pergi. Ke-12 namja itu kembali berdiri dan membungkukkan badan.

Mereka saling bertatapan. Tak berapa lama kemudian mereka memutuskan untuk pergi dan meninggalkan makan malam mereka.

Suho duduk manis di atas kursi perpustakaan pribadi miliknya. Tangannya memainkan bola kristal kecil berwarna hitam yang selalu dibawanya, kedua manik matanya tak lepas dari foto gadis bergaun putih yang ada di tangannya. Seulas senyum terkembang di bibirnya.

Kyungsoo sedang merdiri dan bersandar pada tembok kamarnya. Ia tengah mengumpulkan energi untuk melatih kekuatan yang dimiliknya. Tiba-tiba saja semilir angin menerobos masuk ke dalam kamarnya dan menerbangkan sebuah lembaran yang tergeletak tepat di hadapan Kyungsoo. Ia melirik benda itu sekilas. Foto gadis yang dikenalkan sang appa. Ia tersenyum kecil dan mengambil foto itu. Mengurungkan niatnya untuk melanjutkan aktifitas yang harusnya ia lakukan dan berlalu pergi.

“Kai?, apa menurutmu dia cantik?” tanya Lay bergumam pada Kai yang sedang mendengarkan lagu di Ipodnya. Pendengaran pria itu cukup tajam untuk mendengar gumaman hyungnya yang berada cukup jauh dari tempatnya duduk.

“Mworago?, siapa, hyung? ” tanya Kai.

“Gadis yang ada di dalam foto itu..” jawab Lay sambil menjuk pada foto yang tergeletak di atas buku di meja kerjanya.

“Cantik, gadis itu sangat cantik” Jawab Xiumin yang tiba-tiba sudah ada di sampingnya. Lay menoleh, Kai dan Xiumin tersenyum dan ber-high-five ria.

“Hyung, ayo kita bertanding” kata Sehun saat ia dan Luhan tengah berdua di dalam sebuah ruang santai. Sehun memegang sebuah rubik kubus di tangannya tanpa menatap Luhan.

“Tidak, aku malas” jawab Luhan. Tangannya bergerak ke atas, seketika itu pula bola kristal putih yang ada di hadapannya melayang-layang sempurna bak balon gas yang melayang dengan ikatan tali.

“Aish, hyung jebal!” pinta Sehun manja. Luhan meletakkan kembali bola itu dan menatap keluar jendela ruangan tanpa menghiraukan Sehun, pandangannya menerawang bintang yang sedang bersinar sangat terang di samping rembulan. Sekilas bayangan gadis bergaun putih itu muncul. Ia mengelus dagunya dan tersenyum seduktif.

“Kau…”

“Chanyeol hyung, kenapa kita harus bersaing?. hahaha” kata Kyungsoo pada hyungnya itu.

“Hahaha.. molla, haruskah kita bersaing. Aku rasa aku akan mendapatkannya dengan mudah.” Kata Chanyeol.

“Ani!!, aku yang akan mendapatkannya” kata Kyungsoo tak mau kalah. Ia melemparkan bola basket yang dipegangnya pada Chanyeol kemudian berlalu pergi.

Chanyeol hanya tersenyum dalam hati. Ia meraih sebuah foto di atas mejanya. Matanya tertuju pada dua lembar foto gadis cantik yang terpampang di hadapannya. Dengan pasti ia meletakkan foto Hyojin kembali dan justru memasukkan foto gadis dengan gaun hitam ke dalam sakunya. Ia berdiri dan berlalu.

Advertisements
History Of Love [Prologue]

One thought on “History Of Love [Prologue]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s