[Oneshoot] Kiss In The End

coverfff

Author: Wing’s Fairy.

Cast: Lu Han,Seo Joo Hyun.

Genre: Romance,comedy (maybe)

Lenght: Oneshoot

Rating: pg

Summary: Aku hanya seorang penjual permen tapi kehidupanku berubah 180% sejak bertemu dengan ‘pria itu’. Dia yang sudah membuatku merasakan cinta dan ciuman manis.

Aku tau gaje karna “this is first time” tapi I hope you enjoy^^
typo sorry

Happy reading^^

Wing Present

Seperti biasa aku menjalankan pekerjaanku yaitu menjual permen. Pekerjaan ini turun temurun,dari moyangku sampai aku.
Tadinya hidupku sangat tenang dan tentram tapi sekarang hidupku beruah 180%. Kalian tahu apa yang membuat hidupku berubah?
Pasti tidak,baiklah akan kuberitahu. Kalian pasti akan menganggapku pembantu lihat saja bahwa setiap hari aku harus menyiapkan sarapan,makan siang,baju,hingga aku disuruh membersihkan ruang kerjanya,ruang tamu,dll.
Ini semua gara-gara taruhan konyol sewaktu itu.

Flashback

“Hey yoja cengeng apa kau bisa menjual habis semua permen-permen itu?”

“Tentu saja, Xi LUHAN YANG TERHORMAT.”

“Hahahaha…..benarkah aku tidak percaya.”

“Yasudah kalau kau tidak percaya,aku tidak memaksamu.”

“Hmm….bagaimana kalau kita bertaruh? Kalau kau bisa menjula habis semua permen-permen itu kau boleh menyuruhku untuk melakukan apapun selama 2 bulan,tapi kalau kau tidak bisa sebaliknya kau yang kusuruh untuk melakukan apapun yang aku mau selama 2 bulan. Bagimana Seohyun-ssi?”

“Hmmm…..tawaranmu bagus juga,baiklah aku terima.”

“Bagus.”

Flasback end

Dan apa kalian tahu bahwa aku gagal menjual semua permen itu dan alhasil aku harus menerima hukuman itu. Sekarang bisa dibilang aku seperti babunya. Huh…sungguh malang nasibku.

————-

“Yaaaa….Seo joo hyun cepat carikan pakaian yang cocok untukku,aku sebentar lagi akan berangkat.”

“Isssshh…..dasar namja sialan.”umpatku

“Apa yang kau katakan?”

“Ahhhh….tidak.”

“Ahhhhh…..jangan mengelak aku tahu barusan kau mengataiku namja sialan kan.”

“Klau iya kenapa?” balasku ketus.

“Tidak apa-apa.”

“Yasudah cepatlah siapkan pakaianku”lanjutnya.

“Kalau tidak karna perjanjian itu aku tidak akan sudi melayaninya”batinku.

“Huh…dasar yeoja itu dia kira aku tidak mendengar umpatannya? Apa dia kira aku ini tuli? Hiiisssss.”

“Kau sedang apa disitu,sini aku sudah menyiapkan semuanya.”

“Ah,ne.”

“Ini bajunya,lalu sarapannya,koran pagi,juga teh hangat”ucapnya dengan cepat.

“Ya ampun mulutnya ini sudah seperti nenek-nenek saja. Menyebalkan.”umpatku dalam hati.

“Sudah cepat ganti bajumu lalu sarapan dan pergi ke kantor.”

“Ahhh…ne ne ne kau ini bawel sekali sih!”jawabku kesal.

“Memangnya kenapa masalah?”ucapnya ketus sembari meninggalkanku.

“Aiisss….mengapa kalau ia berbicara padaku selalu ketus begitu? Tidak bisakah manis sedikit?”

“Huhhh….lelahnya habis mengurus toko sekarang aku harus masuk ke kandang singa”dumal seohyun.

“Ehhmm…”deham seseorang.

“Tadi kau berbicara apa NONA SEO JOO HYUN?” lanjut orang tadi dengan penuh penekanan di kata terakhir.

“Ah…eh…a..anu….aku tidak mengatakan apapun. Yang ada kau yang membuatku kaget.”ucap seohyun terbata-bata.

“Oh ya…?”

“Ne…tentu saja.”

“Hmmm….baiklah kalau begitu cepat masuk.”

“Ne.” Issshhhh apa-apaan dia menyuruhku masuk seenak jidatnya emangnya ia pikir aku peliharaannya apa?

Hmm….mengapa akhir-akhir ini aku merindukannya ya…? sepertinya ada yang salah denganku, harusnya aku senang karena kalau kontraknya habis ia tidak akan disini lagi dan  tidak akan ada yang memarahiku ataupun berdebat denganku.
Tapi aku merasa seperti ada yang janggal dalam diriku.
Aku merindukannya apakah mungkin ini yang dinamakan cinta? Aku baru kalia ini merasakannya.

Beep Beep Beep

“Yeobseo.”

“…………”

“Ah ne.”

“………….”

“Ne…aku akan kesana sekarang.”

“……………”

 “Ne.”

“Mengapa bisa menjadi seperti? Seohyun-ah apa kau baik-baik saja? Tunggulah aku. Sebentar lagi aku sampai”ucapku gelisah.

“Tapi mengapa toko permenmu bisa di gusur seohyun-ah aku tidak percaya ini”lanjutku

Yang lebih parahnya yang menggusur itu adalah choi sooyoung,mantan pacarku? Bagaimana kalau kau tahu itu? Apa kau akan membenciku?

“Ya tuhan mengapa ini semua bisa terjadi? Mengapa toko ini? Harta yang satu-satunya kumiliki harus digusur? Memangnya apa salahku?”

Aku sudah tidak kuasa menahan tangis melihat bangunan didepanku ini. Butiran-butiran krystal bening jatuh dari mataku tanpa perintah.

“Seohyun-ah”dari arah belakang ada yang memanggilku sepertinya kyuhyun. Aku langsung berbalik dan memeluknya. Untuk saat ini aku tidak memikirkan harga diri karna aku butuh sekali tempat untuk bersandar.

“Jangan menangis”lanjutnya.

“Aku yakin kita pasti akan bisa membangun ulang toko permenmu. Aku percaya itu.”

“Benarkah?”aku tidak tahu bahwa orang seperti Xi Luhan yang dikenal sebagai “ice prince” bisa sehangat ini.

“Ne kau bisa pegang janjiku.”

“Gomawo Lu.”

“Hmm…”

Sekali lagi aku ucapkan terimakasih Luhan…dan sebenarnya aku mencintaimu. Tapi itu hanya mimipi mana mungkin kau suka pada yeoja sepertiku. Yeoja miskin dan tak tahu diri.

————-

Sinar matahari memasuki lewat celah jendela. Seorang yeoja cantik tengah menguap dan melihat kearah jam.

“Ternyata sudah jam 9,baiklah aku akan bersiap untuk jalan-jalan bersama kyu opa.”

10 menit berlalu

“Haaahhh….akhirnya aku sekrang sudah rapi tinggal menunggu Luhan menjemputku.”

TING….TONG….TING…TONG

“Ah itu pasti dia”gumamnya.

Cklek

“Ah… akhirnya kau datang juga…aku sudah menunggumu dari tadi tahu.”jawabnya sembari mengerucutkan bibirnya.

Hubunganku dan seohyun membaik karna hari itu
yappp tepatnya dimana hari yang membuatnya tidak bisa berhenti menangis
yaitu saat penggusuran.

Flashback

“Lu mian sudah merepotkanmu.”

“Gwenchana.”

“Aku ingin berdamai denganmu,aku lelah kalau terus berdebat denganmu.”

“Hahaha….”

“Eh? Memang ada yang lucu dari perkataanku?”

“Ahhh….tidak” Luhan yang sudah berpartisipasi ia akan dihajar langsung mengambil langkah seribu.

“YAAAAA……AWAS KAU KALAU KENA AKAN KUHAJAR HINGGA KAU MENJADI DEBU.”

Hahh….hahh…sudahlah aku lelah. Oh ya tentang tawaranmu yang tadi masih berlaku?”

“Yang mana?”

“Isssshhhh kau ini memang seperti Nenek. Itu tawaranmu yang berdamai,apa masih berlaku?”

“Ohhh…,itu tentu saja.”

“Benarkah?”

“Hmm…”

“Jadi sekarang bagaimana kalau kita berdamai?”

“No problem.”

“kalau begitu bukankah aku lebih tua darimu?”

“Benar.”

“jadi agar sopan kau harus memanggilku oppa. Oke?”

“Hahhhh…baiklah tidak ada alasan untuk menolak.”

“Gomawo Seohyun-ah.”

“Ne. Malah harusnya aku yang berterimakasih.”

Sedangkan Luhan hanya tersenyum.

Flashback end

Suasana hening menyelimuti mereka. Luhan yang disebelahnya tetap fokus pada kemudinya sedangkan seohyun hanya melihat keluar jendela. Akhirnya karna lama tidak ada yang berbicara akhirnya Luhan membuka mulutnya.

“Ya…seohyun-ah apa kau tahu kita akan ke mana?”

“Tentu saja tidak,bagaimana aku bisa tahu? kau saja tidak memberitahuku.”jawabnya dengan kesal.

“Aigoo…mian,aku kan Cuma tanya,kau tidak perlu emosi seprti itu.”

“Tapi kau yang membuatku emosi,oppa.”jawabnya lagi tapi masih dengan nada ketus.

“Ahhh…ok…ok aku minta maaf.”

“Kali ini kau beruntung,aku tidak menghajarmu.”

————-

“Seo-ah,kita sudah sampai”ucap Luhan sambil memarkirkan mobilnya ditepi pantai yang luas.

Seohyun yang melihatnya hanya ternganga. “Bagaimana ia bisa mengetahui tempat seindah ini?”hanya itu saja yang sekarang ada di benaknya.

“Kajja”katanya sembari menarik tanganku.

Kami duduk diatas hamparan pasir yang luas dan sedang minikmati sunset. Aku tidak tahu mengapa ia bisa menjadi seromantis ini padahal aku bukan siapa-siapanya.

“Seo-ah”panggilnya.

“Ne”jawabku agak bingung.

“Mendekat”ucapnya.

Seohyun yang tidak mengerti hanya menurutinya saja.

Tiba-tiba ia mendekat kearah Seohyun. Ia yang tidak mengerti hanya memejamkan mata saja. Sedetik kemudian ia merasakan ada sesuatu yang lembut dan basah mengenai permukaan bibirnya.

OMONAA….mengapa aku bisa menciumnya? ini mustahil. apa kalain tahu bagaimana rasanya? rasanya itu sangat manis seperti Candy Sugar. Juga lembut seperti permen kapas. kalau begini aku bisa candu dibuatnya.

Saranghae Seo Joo Hyun.

Dan mungkin ini yang dibilang orang-orang yaitu

‘KISS IN THE END’ dan beginilah rasanya.

kalain bisa bayangkan sendiri.

The End

Advertisements
[Oneshoot] Kiss In The End

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s